Senin, 20 Februari 2012
Jalur Undangan Siswa Enrekang Berkurang
KETIDAKSERIUSAN siswa mendaftar ke perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan, menyebabkan kuota siswa Enrekang tahun ini dipastikan berkurang. Sejumlah PTN bahkan telah memblacklist sekolah di Enrekang yang tahun sebelumnya membatalkan kelulusan siswanya setelah dinyatakan lulus dan diterima melalui jalur undangan di salah satu PTN ternama di Makassar. Dikonfirmasi terkait hal ini Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Enrekang, Arfah Rauf menyampaikan bahwa kejadian itu memang merugikan sekolah dan siswa yang akan mengikuti jalur undangan tahun ini.
Namun dia beranggapan bahwa hal yang dilakukan siswa juga tidak sepenuhnya keliru. Untuk itu Arfah Rauf meminta pada siswa terutama orang tua siswa, agar anak yang didaftarkan melalui jalur undangan ke sejumlah PTN tahun ini benar-benar yang serius ingin melanjutkan pendidikan ke PTN tersebut. Sebab jika tidak maka yang dikenakan sanksi adalah pihak sekolah. Masa pendaftaran untuk jalur undangan sendiri dibuka sampai 8 Maret mendatang. "Tahun lalu memang ada siswa kita dari SMAN 1 Anggeraja lulus di jalur undangan, tapi dia juga ikut seleksi PTN dan dinyatakan lulus di Manado. Dia pilih yang di Manado jadi jatah jalur undangan kita berkurang dan dikurangi PTN," kata Arfah Rauf.
Akibat kejadian tersebut menurutnya, sekolah yang bersangkutan dikenakan sanksi oleh PTN dan diblacklist sampai tiga tahun tidak akan diterima melalui jalur undangan. Hal ini menurutnya sangat merugikan siswa sekolah tersebut yang semula mengancang jalur undangan untuk ke PTN yang sama. Kedepan dia berharap agar siswa yang mengikuti jalur ini betul-betul diseleksi dengan ketat. Arfah juga membantah bahwa siswa yang tidak lulus itu lantaran kedapatan mendongkrak nilai rapor dari sekolah. Akibat kejadian tersebut SMAN 1 Anggeraja diblakclis bersama empat SMA lainnya di Sulselbar.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala SMAN I Enrekang, M Hasbi menyampaikan keprihatinan yang sama. Untungnya karena kejadian itu tidak berimbas kesekolahnya. Tahun ini pihaknya tidak tetap mengusulkan siswa untuk jalur undangan. Dia juga menyatakan persetujuannya bahwa sistem perekrutan siswa untuk jalur undangan mesti ketat. Terutama merujuk pada nilai rapor yang bersangkutan. Untuk tahun 2012 ini pihaknya sementara mendata sekira 73 siswa dari 236 siswa SMAN 1 Enrekang untuk ikut seleksi PTN melalui Jalur Undangan. "Kita seleksi dengan ketat. Alhamdulillah jatah kita melalui jalur undangan tidak berkurang," kata M Hasbi. (nur)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar